Koin yang Cocok untuk Dipakai Kerokan: Jenis, Alasan, dan Tips Aman Melakukannya
Kerokan merupakan salah satu pengobatan tradisional yang sangat populer di Indonesia. Metode ini biasanya dilakukan saat seseorang merasa masuk angin, pegal, meriang, atau tidak enak badan. Meski sederhana, kerokan dipercaya mampu melancarkan peredaran darah dan memberikan rasa lega setelahnya.
Salah satu alat utama dalam kerokan adalah koin. Namun, tidak semua koin cocok atau aman untuk digunakan. Banyak orang masih menggunakan koin seadanya tanpa mengetahui jenis koin yang paling pas dan aman untuk kerokan. Artikel ini akan membahas secara lengkap koin yang cocok untuk dipakai kerokan, alasan pemilihannya, serta tips agar kerokan tetap aman dan nyaman.
Mengapa Kerokan Menggunakan Koin?

Koin digunakan dalam kerokan karena memiliki bentuk yang:
- Pipih
- Tumpul di bagian tepi
- Mudah digenggam
Saat digosokkan ke kulit dengan minyak, koin mampu memberikan tekanan yang cukup untuk merangsang permukaan kulit tanpa melukai secara berlebihan. Tekanan inilah yang diyakini membantu mengeluarkan “angin” dan melancarkan aliran darah di bawah kulit.
Kriteria Koin yang Cocok untuk Kerokan
Sebelum membahas jenis koin tertentu, ada beberapa kriteria penting yang harus dipenuhi agar koin aman digunakan untuk kerokan:
- Permukaan halus – Tidak tajam atau bergerigi
- Bahan kuat – Tidak mudah pecah atau mengelupas
- Ukuran pas – Nyaman digenggam dan digerakkan
- Tidak berkarat – Aman untuk kulit
- Mudah dibersihkan
Koin yang tidak memenuhi kriteria ini berisiko menyebabkan iritasi, luka, atau infeksi kulit.
Jenis Koin yang Paling Cocok untuk Kerokan



Berikut beberapa jenis koin yang secara tradisional dan praktis dianggap cocok untuk dipakai kerokan.
1. Koin Logam Lama (Koin Zaman Dulu)
Koin lama berbahan logam solid sering dianggap paling ideal untuk kerokan.
Alasan:
- Permukaannya relatif halus
- Tidak terlalu tipis
- Tidak mudah bengkok
- Beratnya pas untuk memberi tekanan
Banyak orang tua masih menyimpan koin lama khusus untuk kerokan karena dianggap “paling manjur”.
2. Koin Berbahan Tembaga atau Kuningan



Koin berbahan tembaga atau kuningan juga sering dipilih untuk kerokan.
Keunggulan:
- Lebih hangat saat bersentuhan dengan kulit
- Teksturnya halus
- Mudah digerakkan di atas kulit
Secara tradisional, logam tembaga dipercaya memiliki efek terapeutik, meskipun manfaat ini lebih bersifat kepercayaan turun-temurun.
3. Koin dengan Ukuran Sedang
Ukuran koin sangat berpengaruh terhadap kenyamanan kerokan.
- Terlalu kecil → kurang efektif, sulit digenggam
- Terlalu besar → kurang fleksibel
Koin dengan diameter sedang (sekitar 2–3 cm) paling ideal karena:
- Mudah diarahkan
- Tekanan lebih merata
- Tidak cepat membuat tangan lelah
Koin yang Sebaiknya Dihindari untuk Kerokan



Tidak semua koin aman digunakan. Beberapa jenis koin sebaiknya tidak dipakai untuk kerokan, antara lain:
❌ Koin Berkarat
Karat bisa menyebabkan iritasi kulit dan berisiko infeksi.
❌ Koin Tajam atau Bergerigi
Tepi koin yang tajam bisa melukai kulit.
❌ Koin Tipis dan Mudah Bengkok
Kurang nyaman dan tidak memberi tekanan optimal.
❌ Koin Kotor Tanpa Dibersihkan
Bisa membawa bakteri ke kulit.
Alternatif Selain Koin untuk Kerokan


Selain koin, ada beberapa alat lain yang juga sering digunakan untuk kerokan:
- Sendok stainless steel
- Alat kerokan kayu
- Alat gua sha berbahan batu atau resin
Alat-alat ini dianggap lebih higienis dan ergonomis, tetapi koin tetap menjadi pilihan favorit karena mudah didapat.
Cara Menggunakan Koin untuk Kerokan dengan Aman
Agar kerokan tidak menimbulkan efek samping, lakukan langkah-langkah berikut:
1. Bersihkan Koin Terlebih Dahulu
Cuci koin dengan sabun dan air, lalu keringkan.
2. Gunakan Minyak atau Balsem
Minyak kayu putih, minyak kelapa, atau balsem membantu koin meluncur dengan halus.
3. Tekanan Secukupnya
Kerokan tidak perlu terlalu keras. Kulit memerah sudah cukup.
4. Arahkan Gosokan dengan Benar
Umumnya dari atas ke bawah atau dari tengah ke luar.
5. Jangan Terlalu Lama
Kerokan cukup 5–10 menit di area yang diperlukan.
Apakah Kerokan Aman untuk Semua Orang?


Kerokan relatif aman untuk orang dewasa sehat, tetapi tidak disarankan untuk:
- Anak kecil
- Orang dengan kulit sensitif
- Penderita gangguan pembekuan darah
- Orang dengan luka terbuka atau infeksi kulit
Jika ragu, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Mitos dan Fakta tentang Kerokan
Mitos: Semakin merah, semakin efektif
👉 Fakta: Terlalu merah bisa berarti iritasi berlebihan.
Mitos: Harus pakai koin tertentu agar manjur
👉 Fakta: Yang terpenting adalah teknik dan kebersihan.
Mitos: Kerokan mengeluarkan angin
👉 Fakta: Secara medis, kerokan membantu merangsang saraf dan aliran darah, bukan mengeluarkan “angin” secara literal.
Tips Menyimpan Koin Kerokan
Agar koin tetap aman digunakan:
- Simpan di tempat kering
- Jangan campur dengan koin kotor lain
- Bersihkan secara rutin
- Gunakan khusus untuk kerokan
Kebiasaan ini akan menjaga kebersihan dan keawetan koin.
Kesimpulan
Koin yang cocok untuk dipakai kerokan adalah koin logam yang halus, tidak berkarat, berukuran sedang, dan nyaman digenggam. Koin lama berbahan tembaga atau kuningan sering menjadi pilihan karena teksturnya pas dan mudah digunakan.
Meski terlihat sepele, pemilihan koin yang tepat sangat berpengaruh pada kenyamanan dan keamanan kerokan. Yang paling penting bukan jenis koinnya, melainkan kebersihan, tekanan yang wajar, dan teknik yang benar.
Kerokan adalah bagian dari budaya tradisional yang masih relevan hingga kini. Dengan dilakukan secara bijak dan aman, kerokan bisa menjadi cara sederhana untuk membantu tubuh merasa lebih rileks dan nyaman.